Implementasi Manajemen Bandwidth dan Blokir WebsiteDengan Address List Name Di Mikrotik
DOI:
https://doi.org/10.33372/vcrz7s33Keywords:
Bandwidth Simple Queue Blokir WebsiteAbstract
Saat ini jaringan komputer telah berkembang dan sangat
mempengaruhi kehidupan manusia, terutama dalam dunia
kerja dan pendidikan. Namun, Ketika penggunaan internet
semakin banyak maka menyebabkan kemacetan pada lalu
lintas jaringan yang dapat mengakibatkan kecepatan akses
internet menurun. Pada perusahaan CV Berkah Sumber
Mas memiliki masalah juga pada penggunaan internet,
yaitu saat jam kerja sebagian pengguna yang mengakses
internet tidak digunakan untuk kebutuhan pekerjaan.
Dalam masalah ini, bandwidth perlu dioperasikan agar
dapat digunakan untuk blokir acces user dan website yang
menjadikan lebih efisien sesuai dengan kebutuhan. Salah
satu metode manajemen bandwidth yang dapat diterapkan
adalah metode simple queue, yang dapat mengatur pada
penggunaan bandwidth agar menjadi efektif dan tidak
terjadi lagi monopoli bandwidth, sehingga bandwidth
tersebut bekerja dengan maksimal. Metode simple queue
terbukti mampu menyelesaikan masalah pada pengaturan
manajemen bandwidth dari jaringan berjalan di CV
Berkah Sumber Mas, karena administrator jaringan dapat
mengoperasikan bandwidth sesuai kebutuhan user. Dan
blokir website dengan address list name mampu
memberikan solusi untuk administrator jaringan dalam
melakukan blokir website pada user yang sudah
ditentukan.