Algoritma K-Medoids untuk Pengelompokan Produksi Padi dan Beras sebagai Upaya Optimalisasi Ketahanan Pangan diProvinsi Riau
DOI:
https://doi.org/10.33372/y5azg863Keywords:
K-Medoids Padi Beras Provinsi RiauAbstract
Tanaman pangan seperti padi masih menjadi perhatian
dunia, termasuk di negara Indonesia khususnya Provinsi
Riau. Kendala yang dihadapi Provinsi Riau adalah
terbatasnya pengetahuan dalam pengelompokan produksi
padi dan beras. Data mining memiliki beberapa algoritma
dalam Clustering data, salah satunya K-Medoids. Produksi
padi dan beras di Provinsi Riau dalam penelitian ini
dikelompokkan menggunakan algoritma K-Medoids dengan
menetapkan k sejumlah 2 (dua). Perhitungan manual
metode dan implementasi dalam RapidMiner untuk
produksi padi dan beras dari tahun 2019 sampai 2021, maka
diperoleh Cluster 1 (tinggi) sebanyak 4 kabupaten,
sementara Cluster 2 (rendah) sebanyak 8 kabupaten. Hasil
ini bisa menjadi informasi bagi pemerintah Provinsi Riau
bahwa masih banyak kabupaten yang belum optimal dalam
produksi padi dan beras, sehingga pemerintah bisa lebih
fokus dalam meningkatkan produksi padi dan beras pada
tahun-tahun berikutnya. Evaluasi Cluster menggunakan
Davies-Bouldin Index (DBI) dan didapatkn nilai sebesar
0,626, sehingga bisa dikatakan bahwa evaluasi Cluster
cukup baik, karena mendekati nol.