Optimasi Forecasting Data Penjualan Menggunakan Weighted Moving Average Dan Analytical Hierarchy Process
DOI:
https://doi.org/10.33372/11j0kn44Keywords:
Forecasting System Weighted Moving Average (WMA) Analytical Hierarchy Process (AHP) Sistem Pendukung Keputusan (SPK) Manajemen Persediaan BarangAbstract
Pentingnya peran forecasting system guna menentukan
jumlah ketersedian barang pada periode-periode tertentu
dalam suatu perusahaan guna mencegah terjadinya out of
stock, slow moving, dan atau dead stock yaitu barang terlalu
lama disimpan, tidak laku jual sehingga menimbulkan
kerugian besar. Hal tersebut dikarenakan persediaan barang
dalam perusahaan tidak dapat dikendalikan atau gagal dalam
mengelola stok barang karena kurangnya aktivitas
pengecekan stok barang yang terus berubah. Tujuan dari
Sistem Pendukung Keputusan ini adalah untuk mengatur
ketersedian produk di dalam gudang secara sistematis dan
pertimbangkan keputusan dengan nilai bobot tertentu.
Metode Weighted Moving Average (WMA) digunakan untuk
mengontrol jumlah persedian olahan daging dan seafood
dalam gudang dengan memprediksi angka penjualan di bulan
berikutnya berdasarkan data aktual penjualan empat bulan
sebelumnya. Metode Analytical Hierarchy Process (AHP)
digunakan dalam pengambilan keputusan secara hirearki
berdasarkan angka hasil perhitungan sistem peramalan
sebelumnya dengan metode WMA. Hasil akhir dari SPK
adalah laporan mengenai angka peramalan jumlah produksi
olahan daging dan seafood serta peringkat produk olahan
daging dan seafood berdasarkan pemilihan kriteria terbaik
yang memiliki bobot tertinggi. Penerapan optimasi Sistem
Pendukung Keputusan di dalam gudang PT. Lopiana
Sejahtera Abadi mampu memberikan pertimbangan serta
keputusan yang berobot dan secara hirearki sehingga proses
produksi olahan daging dan seafood dapat dikendalikan dan
mengurangi kerugian akibat produk yang terlalu lama
disimpan, tidak diminati masyaratak tetapi terlalu banyak
stock produk di gudang, atau produk yang tidak tersedia
ketika minat masyarakat tinggi.