Metode Dynamic Time Warping (DTW) Untuk Pembaca Gerak Tangan dan Kamus Bahasa Isyarat Indonesia (Sibi) Sebagai Media Komunikasi Berbasis Web
DOI:
https://doi.org/10.33372/wssf2n33Keywords:
Bahasa Isyarat SIBI Metode DTW Tuna Rungu InteraksiAbstract
Para penderita tuna rungu dan tuna wicara menggunakan
bahasa isyarat dalam berkomunikasi. Para penderita tuna
rungu dan tuna wicara mengalami kesulitan dalam
berkomunikasi dengan orang normal karena perbedaan
metode komunikasi. Bagi para tuna rungu dan tuna wicara,
bahasa isyarat tersebut adalah umum bagi mereka tetapi asing
bagi orang normal. Bahasa Isyarat Indonesia yaitu sistem
interaksi yang praktis dan efektif untuk menderita tuna rungu
Indonesia telah di publikasikan oleh kelompok tuna rungu,
sedangkan Sistem Bahasa Isyarat Indonesia (SIBI) adalah
tiruan dan buatan dari orang normal untuk berinteraksi dengan
orang-orang tuna rungu dan bukan berasal dari penyandang
difabel. dikehidupan sehari-hari, penyandang tuna rungu
wicara berinterkasi dengan bahasa isyarat yang berpedoman
pada SIBI. Kelebihan penelitian ini yaitu untuk mengenali
bahasa isyarat pada latar belakang menggunakan aplikasi
berbasis web dengan menerapkan metode Dynamic Time
Warping (DTW) dan jaringan syaraf tiruan serta melakukan
analisa manfaat dan penerimaan terhadap implementasi di
SLB – B Santa Lusia Lau Dendang. Dan kekurangan
penelitian ini yaitu tidak menggunakan alat tambahan
khusus seperti sarung tangan robotik (robotic glove) atau
sarung tangan yang diberi warna khusus dalam mengambil
bahasa isyarat. Kekurangan pada pendengaran sering
berdampak pada kemampuan verbal pada orang dengan
gangguan pendengaran, bahkan penderita memakai bahasa
isyarat dan bahasa tubuh untuk berinteraksi. Bahasa isyarat
merupakan tempat bagi penyandang tuna rungu dan tuna
wicara untuk berinteraksi dengan sekitarnya. penyandang tuna
rungu dan tuna wicara memiliki kesulitan.