Penerapan Algoritma K-Means Berbasis Spasial Untuk Pengelompokan Potensi Virus Covid-19 DiKabupaten Dompu
DOI:
https://doi.org/10.33372/4074kz69Keywords:
Covid-19 Potensi virus Algoritma K-Means Data SpasialAbstract
Pandemi COVID-19 memiliki dampak sosial-ekonomi yang
besar, termasuk tingkat kemiskinan pada 2020 mencapai 12,4%
atau akan ada 8,5 juta orang miskin baru. Kasus COVID-19
pertama kali yang tercatat di Kabupaten Dompu terjadi pada
tanggal 18 April 2020. Penelitian ini bertujuan untuk
mengimplementasikan Metode K-means berbasis spasial untuk
mengetahui potensi penyebaran COVID-19 di Kabupaten Dompu.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah data
mining dengan menerapkan algorithma K-Means. Algoritma
K-Means memiliki fungsi untuk mengelompokkan data
kedalam cluster. Hasil yang diperoleh berdasarkan Analisa
algoritma k-means terkait potensi penyebaran covid 19 di
kabupaten Dompu dibagi menjadi 2 cluster diantaranya
cluster 1 dalam kelompok zona orange 3 kecamatan yaitu
kecamatan Woja, Dompu dan Hu’u, dan cluster 2 dalam zona
merah 5 kecamatan yaitu Kilo, Pajo, Manggelewa, Kempo,
Pekat. Pengelompokan data ini diimplementasikan kedalam
data spasial yaitu data keruangan area yang merupakan
potensi penyebaran covid 19. Kesimpulan yang didapatkan
adalah metode K-Means berhasil mengelompokkan potensi
penyebaran covid-19 di Kabupaten Dompu dengan 2 cluster
diantaranya cluster 1 dalam kelompok zona orange 3
kecamatan, dan cluster 2 dalam zona merah 5 kecamatan. Dan
dari hasil akhir usability penggunaan aplikasi menyimpulkan
bahwa penerapan metode K-Means dalam pengelompokan
penyebaran kasus covid-19 di kabupaten Dompu “Sangat
Baik”.