Penerapan Metode Profile Matching untuk Sistem Penunjang Keputusan Pemilihan Karyawan Terbaik
DOI:
https://doi.org/10.33372/2swq9171Keywords:
Profile Matching Penentuan Karyawan TerbaikAbstract
Karyawan memberikan kontribusi berupa kemampuan,
keahlian dan keterampilan yang dimiliki, sedangkan
organisasi diharapkan memberikan imbalan dan penghargaan
kepada karyawan secara adil sehingga dapat memberikan
motivasi kerja. Pada Sekretariat Jendral Biro Umum
Kementrian Agama, pemilihan karyawan terbaik masih
dilakukan dengan cara menunjuk langsung oleh manajemen
dan tidak dengan cara penilaian secara subjektif. Karyawan
yang memiliki kriteria untuk memenuhi syarat yang telah
ditentukan untuk menerima perhargaan sebagai karyawan
terbaik di perusahaanya. Salah satu metode yang dapat
diterapkan dalam sistem penunjang keputusan yang penulis
ambil adalah dengan menggunakan metode Profile Matching
yang digunakan dalam membantu dan menguji untuk
memecahkan masalah yang terkait dengan hal pengambilan
keputusan. Metode profile matching menggunakan beberapa
tahapan perumusan dalam perhitungan yang meliputi
Pemetaan Gap, Pembobotan, Perhitungan dan
Pengelompokan Core Factor dan Secondary Factor,
Perhitungan Nilai Total, Perhitungan Penentuan Ranking.
Ada pula beberapa kriteria penilaian dalam karyawan terbaik
yaitu: produktivitas (Produktivity), Kualitas (Quality Internal
Control), Kerjasama (Teamwork), Inisiatif (Initiative), dan
kehadiran (Absence).Selain itu pada penelitian ini
menggunakan beberapa teknik pengumpulan data
diantaranya ada teknik wawancara, observasi dan studi
pustaka. Dengan menggunakan sampel penelitian sebanyak
83 karyawan, penelitian ini menghasilkan informasi bahwa
karyawan atas nama Hapidin menmpunyai nilai rata-rata
paling tinggi yaitu 4.7083. Didapatkan simpulan juga bahwa
metode profile matching dapat digunakan sebagai alternatif
sistem penunjang keputusan dalam penentuan karyawan
terbaik di Biro Umum Sekretariat Jenderal Kementrian
Agama.