Arsitektur Perusahaan Untuk Mro Pesawat Di Indonesia Menggunakan Business Model Canvas

Authors

  • Glenny Chudra Universitas Pradita Author
  • Richardus Eko Indrajit Universitas Pradita Author
  • Erick Dazki Universitas Pradita Author

DOI:

https://doi.org/10.33372/937sja03

Keywords:

Enterprise architecture MRO Aircraft Business model canvas ArchiMate

Abstract

Setelah pandemi COVID-19 mereda, industri penerbangan di
Indonesia mengalami lonjakan permintaan yang signifikan,
sehingga industri MRO (Maintenance, Repair, dan Overhaul)
juga mengalami peningkatan permintaan yang pesat. Namun,
seiring dengan pemulihan tersebut, perusahaan MRO
menghadapi tantangan dalam meningkatkan efisiensi dan
efektivitas proses bisnis mereka. Oleh karena itu, perusahaanperusahaan MRO ini membutuhkan kunci untuk
meningkatkan kinerja bisnis mereka, dan salah satu solusinya
adalah dengan menciptakan Enterprise Architecture (EA)
berdasarkan business model canvas (BMC). BMC digunakan
sebagai panduan untuk merencanakan model bisnis, teknologi,
dan informasi yang akan membentuk enterprise architecture.
Dengan menggunakan skema ArchiMate, tiga sumber
pendapatan utama perusahaan MRO akan digambarkan secara
jelas. Hal ini memungkinkan pemangku kepentingan dan
proses bisnis terkait dapat dengan mudah memahami
bagaimana aplikasi, database, dan teknologi berperan dalam
mendukung bisnis tersebut. Melalui implementasi EA yang
didasarkan pada BMC dan digambarkan dengan skema
ArchiMate, perusahaan-perusahaan MRO dapat memperoleh
pemahaman yang lebih baik tentang seluruh ekosistem bisnis
mereka. Hal ini akan membantu mereka dalam menjalankan
proses bisnis dengan lebih efisien, meningkatkan
produktivitas, dan memastikan bahwa semua aktor terlibat
memiliki pemahaman yang jelas tentang peran mereka.
Dengan demikian, EA menjadi alat yang berharga dalam
membantu perusahaan MRO mencapai tujuan bisnis mereka
dengan lebih baik.

Downloads

Published

2023-06-30

Most read articles by the same author(s)